Panampakan Taksi Tanpa Pengemudi Pertama di Dunia

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan kendaraan otonom Cruise, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh General Motors, baru saja mendapatkan izin untuk menawarkan layanan taksi robot (robotax) kepada penumpang berbayar di San Francisco, Amerika Serikat.

Otorisasi yang diberikan ini adalah Izin Penerapan Tanpa Pengemudi pertama yang diberikan oleh Komisi Utilitas Publik California.

Izin yang didapat ini juga menjadikan perusahaan yang pertama mengoperasikan layanan taksi online komersial, tanpa pengemudi di kota besar AS, demikian dikutip dari Tech Crunch, Jumat (3/6/2022).

Mobil yang digunakan oleh Crusie adalah kendaraan listrik bertenaga baterai, yang disebut sebagai kendaraan potensial untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim.

Perusahaan mengatakan kepada CPUC dalam surat April 2021 bahwa hadirnya mobil listrik otonom tersebut bertujuan untuk membuat jalan California lebih aman dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Sebelumnya, Departemen Kendaraan Bermotor California menyetujui izin penggunaan di jalan raya untuk kendaraan otonom untuk Cruise dan Waymo, milik Alphabet induk usaha Google.

Cruise sudah menawarkan perjalanan malam hari kepada publik di San Francisco dengan mobil tanpa pengemudinya itu, meskipun belum mengharuskan penumpang untuk membayar ongkos.

Rodney Brooks, profesor emeritus dalam robotika di MIT, baru-baru ini naik taksi tanpa pengemudi Cruise dan menulis pengalaman baik tentang di blognya.

Brooks berkata, dalam posting itu, “Cruise telah menemukan MVP, ‘Produk yang Layak Minimal,’ kunci utama dari teknologi yang sukses.”

Pesaing Cruise juga menguji kendaraan tanpa pengemudi di San Francisco.

Waymo dari Alphabet telah menawarkan tumpangan gratis tanpa pengemudi kepada karyawan atau anggota program pengujian di San Francisco. Kendaraan itu juga telah menyelesaikan “puluhan ribu” perjalanan tanpa pengemudi di belakang kemudi di Arizona.

Startup tanpa pengemudi lainnya, yang berfokus pada pengangkutan barang daripada penumpang, Nuro, juga memiliki izin penyebaran untuk mengoperasikan mobil tanpa pengemudi di San Francisco.

(dem)
Source : CNBC Indonesia

Recent News